Type sumur air tanah ada 2
macam. Sumur gali dan sumur bor. Sumur gali dibuat dgn cara digali
secara manual dgn memakai cangkul, linggis, betel dan palu (jika
misalnya tanah yg digali cukup keras dan berbatu). Kedalaman sumur
gali biasanya tidak sedalam sumur bor, paling sekitar 7-15m sudah
cukup dalam. Diameter sumur gali sekitar 0.8-1,2 m bisa jg lebih
tergantung dari diameter bis yg mau digunakan.
Untuk sumur bor, kedalaman
berkisar antara 15-30 m, bahkan ada yg sampai ratusan meter,
tergantung dari kedalaman air tanah yg bisa didapatkan. Diameter
sumur bor cukup kecil saja, cuman sekitar 10cm/4 inchi saja.
Saya sebenarnya sudah
memiliki sumur gali untuk rumah saya, hanya saja airnya tidak
mencukupi dan kualitas airnya tidak bagus/berbau. Kedalamaan sumur
gali di rumah saya hanya sekitar 7 m, namun ketika saya mau menambah
kedalaman sumur agar airnya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari,
tukang sumur yg saya mintai tolong untuk menggali mengaku tidak
sanggup, karena tanah di dalamnya sangat keras dan berbatu. Dan memang
saya melihat sendiri ketika mereka menggali sumur tersebut harus
menggunakan linggis, palu dan betel untuk memecah batu yg ada
didalamnya. Memang saya lagi kurang beruntung :(
Terpaksa saya harus membuat
sumur bor, karena ternyata setelah berlangganan PDAM, air PDAM pun
tidak bisa diandalkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ketika
sumur gali airnya habis dan lama balik lagi, PDAM jg kebetulan pas
tidak jalan airnya. Akhirnya apa boleh buat, terpaksa saya harus buat
sumur bor, daripada setiap hari pusing mikirin air ketika mau mandi,
cuci baju dan cuci piring. Air memang sangat vital, tak ada air, tak
ada kehidupan :)
Akhirnya saya telpon tukang
sumur bor langganan saya, yg sudah berpengalaman dlm hal bor-mengebor
sumur. Setelah dia datang dan cek sana-sini mengenai lokasi yg tepat
untuk sumur bornya, dia pun segera mendapatkan lokasi yg tepat serta
kedalaman yg diperlukan. Dia memperkirakan kedalaman sumur
berdasarkan pengalaman yg dia dapatkan ketika mengebor sumur di
lokasi sekitar rumah saya. Akhirnya kita sepakati diameter sumur
sebesar 10cm/4 inchi dgn kedalamannya 16m.
Proses pembuatan sumur bor
pun dimulai. Sumur bor ini bukan dibuat secara manual/dgn tenaga
manusia tapi menggunakan mesin. Mesin yg digunakan ada 2 macam yaitu
mesin diesel untuk tenaga pengeborannya dan mesin bensin untuk pompa
sirkulasi air yg akan digunakan untuk proses pengeborannya. Ruangan yg dibutuhkan untuk peletakan mesin bor ini
minimal 3x3 m (9m2) untuk peletakan alat2 bornya serta sirkulasi
airnya nanti. Bagian atas dari tanah yg dibor harus tanpa hambatan,
kalaupun ada bagian atas paling tidak atapnya setinggi 6m dari atas tanah,
karena diatas tanah yg mau dibor ini akan dipasang tangga serta
alat/pipa yg dipakai sbg alat bor. Proses pembuatan sumur bornya
terbagi dalam tahap2 sbg berikut :
- Pemasangan tangga alat bor dan mesin bornya pd lokasi yg sudah ditentukan
- Menggali tanah disekitar lokasi yg mau dibor, berukuran sekitar 50x50cm dgn kedalaman 50cm untuk sirkulasi air yg akan dipakai dlm proses pengeboran nantinya
- Menyalakan mesin dieselnya untuk menggerakkan/memutar alat bornya
- Menyalakan pompa untuk mensirkulasi air ke dalam alat/pipa bornya.
- Memasukkan alat/pipa bor ke dalam tanah. Alat bor akan perlahan-lahan masuk ke dalam tanah, setelah masuk semuanya/sekitar 4m, pipa bor disambung dgn pipa bor lain sepanjang 2 m, proses pengeboran dilakukan lagi sehingga pipa tambahan sepanjang 2m tsb juga masuk ke dalam tanah, setelah masuk, ditambah pipa lagi sepanjang 2m, dimasukkan lagi, begitu seterusnya sampai kedalaman yg diinginkan. Setelah tercapai kedalaman 16 m ternyata tanah yg dibor masih berupa tanah keras belum mencapai sumber air, sehingga kita sepakat untuk menambah kedalaman sumur hingga mencapai 20 m demi mendapatkan sumber air yg bagus. Demikianlah akhirnya kita bisa mendapatkan air sumur yg bagus setelah melakukan pengeboran sedalam 20m.
Lega sekali rasanya :)
Berikut adalah gambar2 yg saya ambil pada saat dilokasi pembuatan sumur bor
Setelah sumber air didapat,
selanjutnya adalah pemasangan pipa peralon berukuran 4 inchi/10cm sbg
casing pada bagian tanah yg dibor. Pipa ini digergaji dulu dibagian
sekelilingnya sbg jalan agar air tanah masuk ke dalamnya.
Selanjutnya adalah
pemasangan jet pump (pompa sumur dalam) untuk menghisap air dari
dalam tanah dan memasukkannya ke torrent/bak penampung air di atas
rumah. Pipa hisap dari jet pump ada 2 buah yg masuk ke dalam sumur
bor. Diameternya tergantung dari type jet pump yg digunakan. Untuk
jet pump yg saya gunakan, pipa peralon yg masuk ke sumur berukuran 1
inchi dan 1 ¼ inchi, dgn panjang sekitar 18 m. Berikut adalah jenis jet pump yg saya gunakan dan spec-nya :
Setelah instalasi jet pump
ke sumur bornya selesai, selanjutnya adalah instalasi perpipaan dari
jet-pump ke torrent/bak penampung air sekaligus setting pengatur
ketinggaan level air otomatis, agar jet pump nya secara otomatis akan
mati sendiri ketika air dalam torrent sudah penuh.
Demikianlah keseluruhan
proses pembuatan sumur bor dan instalasi perpipaannya.
Bagi yg mau buat sumur bor,
saya doakan moga sukses dapat sumur bor dgn air yg jernih dan
menyegarkan :)
Semoga informasi ini
bermanfaat buat agan2 yg mau buat sumur bor, paling ga kita jadi tahu
space yg diperlukan, alat2 yg digunakan, dan proses pengeborannya.
Berikut jg saya tampilkan
videonya agar dapat gambaran yg lebih jelas
Terima kasih telah
membacanya :)
No comments:
Post a Comment